Kesigapan Banser Dusun Droko dalam Bencana Alam Purworejo

Di antara beberapa titik lokasi bencana akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Purworejo Sabtu lalu (18/06), Dusun Caok, Desa Karangrejo, Kecamatan Loano merupakan yang terparah. Tanah longsor telah mengakibatkan empat rumah terkubur dan belasan korban tewas.
Tepat di sebelah barat Dusun Caok terletak sebuah dusun bernama Droko yang merupakan bagian dari Desa Wonotulus, Kecamatan Purworejo. Dusun Droko ini merupakan salah satu basis personel Banser di wilayah Kecamatan Purworejo. Dusun ini juga pernah menjadi tuan rumah gelaran Diklatasar Banser tepatnya di tahun 2011 lalu.
Kabar terjadinya tanah longsor di Dusun Caok pada Sabtu sekitar pukul tujuh malam langsung menyebar ke wilayah sekitar. Malam itu juga para personel banser dari Dusun Droko pun segera terjun ke lokasi melibatkan diri dalam usaha mengevakuasi korban.
Salah satu personel Banser dari Dusun Droko, Hasamidin (40), menuturkan bahwa segera setelah kabar diterima segenap warga Droko yang merupakan anggota banser langsung menuju lokasi longsor. Kebetulan pula banyak warga Droko yang memiliki famili di Dusun Caok.
Sebagai bentuk kesigapan, posko segera dibuka di Dusun Droko tepatnya di rumah Kasatkoryon Banser Kecamatan Purworejo, Muhlasin. Kemudian pada hari Selasa, melalui koordinasi dengan Satkorcab Banser Kabupaten Purworejo, posko dipindahkan ke Dusun Caok yang berdekatan dengan lokasi longsor demi efektivitas koordinasi.
Sampai saat laporan ini diturunkan, para personel Banser dari Droko adalah yang nampak paling aktif dalam piket posko. Zulkarnain (38) misalnya. Ia bersiaga di posko untuk melaksanakan tugas terkait evakuasi, penerangan informasi maupun donasi. [myd]

Post a Comment

0 Comments